Kesalahanku

     Kau tak butuh aku lebih dari apapun. Bahkan kau bisa hidup tanpa aku sekalipun. Aku yang tak bisa, atau mungkin aku sedang berusaha untuk bangkit kembali dari luka yang berbeda. Dan aku pun selalu mencoba untuk tidak mengingat apapun kejadian yang telah berlalu.
     Aku yang salah, ntah karena sebab apapun itu hingga kau menaruh dendam yang besar kepadaku. seakan-akan ini adalah semua keterbalikan yang pernah aku berikan kepadamu. Kau, seakan-akan membuat sendiri skenario mu. Atau, aku yang harus mengikuti permainan mu. Ketahuilah, aku tidak akan pernah membalas semua kejatahan itu dengan hal yang sama.
     Mengertilah, aku sedang berhijrah. Bukankah kau suka itu ..? Aku sedang melatih diriku agar aku siap untuk dia yang akan bersamaku. "Maukah kau bersamaku ..?", bisakah kita saling mendoakan, atau saling berharap saja bahwa kita kan benar-benar menyatu nantinya ..?.
     Aku berharap kita bahkan bisa melewati ini tanpa harus ada luka yang mendalam. Aku tau, bahkan tak akan ada hubungan yang selalu mulus dan tertata rapi sesuai dengan rencana yang kita inginkan. Bisakah kau bersabar untukku ..? memang, sulit, jika kau harus menahan cemburu yang begitu mendalam hingga bak yang seperti pedang itu sama-sama menggoreskan hati kita berdua.
     Kita hanyalah seorang teman, yang sedang berusaha agar menjadi lebih baik untuk diri sendiri dan oranglainnya. maafkan aku jika perkataanku pernah menyakiti hatimu. Tak lebih dari itu semua, tak ada maksud yang tersembunnyi. Bicaralah dari hati ke hati. bisakah ..?
      Jangan pernah marah kepadaku lagi. bahwasanya aku hanya ingin yang terbaik untuk kita berdua. mungkin memang aku yang salah, aku yang salah paham. aku yang dari awal telah mengganggap semua nya berlebihan hingga semuanya juga berbalik ke arah ku dan menyakiti hatiku juga.
      aku hanya ingin semua yang ku bisa, ku punya ku serahkan kepada-Nya. Hingga kau pun satu-satunya yang berada didekatku yang membuat aku merasa nyaman ku ikut sertakan dalam pengharapanku. berharap kau lebih dari sekedar yang kita berdua impikan. mungkin karena aku juga terlalu takut, takut akan tak bisa berharap lebih banyak dari yang aku inginkan. berharap semuanya akan baik-baik saja.
      Tetes air mataku kini begitu pelan, aku tak sanggup menangis. entah apa yang terjadi mungkin karena aku terlalu bodoh berharap kepada yang belum pasti mengharapkanku. aku tau aku egois bahkan lebih munafik dari yang terlihat. terimakasih kini telah membuat ku jatuh hati, membuatku melayang lalu menghempaskan nya ke lautan yang paling dalam. sakit memang, hingga aku sulit bernafas dan sesak didada.
      Terimakasih telah mengatakan sayang kepadaku, memintaku seperti seorang pacar bagi dirimu, lalu pada akhirnya kau meninggalkan aku yang sedang lagi jatuh hatinya. pergilah,semoga dia takkan pernah sesakit ini, sesakit hatiku yang pernah aku alami bersamamu.

"Kau tak perlu meminjam atau bahkan mencuri paksa apa yang kau inginkan. apapun itu dari segala yang kau curi, dia akan kembali kepada tempatnya. - kau hanya perlu duduk manis dan biarkan yang lain memilihmu, hingga kau au bahwa dialah yang paling tepat untukmu."

Related Posts:

0 Response to "Kesalahanku"

Post a Comment