kamu sedang apa??? masih pantaskah rasanya aku merindukanmu ditengah-tengah kesibukanku? masihkah pantas rasanya jika aku masih menginginkanmu disini? rindu yang sekarang melekat erat dengan luka masih tak bisa ku lepaskan. rindu yang menggebu-gebu kini membuatku menangis, membuatku merasa semakin ego menginginkanmu disini bersamaku. ingin rasanya tetap mengenangmu namun hanya sakit yang kudapat.
aku memikirkanmu, ditengah2 keramaian riuh suara kelas soreku. berharap ada sebuah pesan masuk darimu, atau berharap lebih ingin kamu mengunjungi ku. aku berharap, ingin bertemu, ingin melunasi ribuan rinduku yang terpendam dan menemui, memandangi dengan puas. untuk kesekian kali nya saja, untuk terakhir kalinya saja, ingin mengulang kembali kenangan itu.
rindu, ingin ku genggam tanganmu. inginku katakan "i love you more than you know", dan mengatakannya berulang kali, berharap kau mengerti perkataanku tadi, mengerti bahwa aku benar-benar mengatakannya. sungguh, aku ingin mengatakannya kembali.
terkadang mengenangmu tidaklah salah, hanya ingin sebuah kekuatan yang menguatkanku, hanya ingin ada seseorang yang bisa kujadikan rumah untukku. rumah yang nyaman, dimana aku bisa melakukan apa saja yang ku inginkan selama ini.
rinduku sayang, bahkan belum terbayar. aku masih menantikanmu, menantikan banyak hal yang akan kulakukan bersamamu. namun, pergi bukanlah satu-satunya kesedihan. aku bangkit dan membiarkan mu terbang adalah mungkin sebuah kesenangan. menunggu mu tiba, menunggu mu kembali ke rumah, adalah salah satu alasanku tetap tinggal disini. karena kamu, begitu sangat ku rindukan.
-aku, yang mungkin kamu rindukan juga :') -
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Rinduku yang tak terbayar"
Post a Comment