Baca dulu yang ini yaah :) http://bit.ly/19YHoCW
Sekarang, entah apa yang membuat mu menahan untuk tidak membalas satupun pesan singkatku. Begitu semuanya terjadi, aku merasa sangat kecewa. Kau tau kenapa?? Setelah perasaan bahagia itu muncul tahap demi tahap, memulai dari awal dan berjuang mempertahankan perasaanku kepadamu, tiba-tiba saja perasaan itu menjadi hancur dan berantakan. Aku tau, aku bukanlah seseorang yang spesial buat kamu. Tapi, seperti kamu bersandiwara dihadapanku, dan berpura-pura senang menerima aku sebagai pendatang baru dalam hidup kamu. Namun, aku kali ini bisa membaca apa yang yang kamu fikirkan setelah kejadian kemarin. Menyedihkan ..
Sekarang, entah apa yang membuat mu menahan untuk tidak membalas satupun pesan singkatku. Begitu semuanya terjadi, aku merasa sangat kecewa. Kau tau kenapa?? Setelah perasaan bahagia itu muncul tahap demi tahap, memulai dari awal dan berjuang mempertahankan perasaanku kepadamu, tiba-tiba saja perasaan itu menjadi hancur dan berantakan. Aku tau, aku bukanlah seseorang yang spesial buat kamu. Tapi, seperti kamu bersandiwara dihadapanku, dan berpura-pura senang menerima aku sebagai pendatang baru dalam hidup kamu. Namun, aku kali ini bisa membaca apa yang yang kamu fikirkan setelah kejadian kemarin. Menyedihkan ..
Sebulan..
dua bulan dan selanjutnya, kita berhenti untuk saling berhubungan, berpura-pura
tidak ada yang terjadi selama ini,tidak mengenal sama sekali, selama yang aku rasakan 2tahun yang lalu. Aku
duduk dikamar ku, mencoba melupakan semua kejadian kebahagian yang selalu aku
sembunyikan sendiri. Selalu berdoa agar semuanya baik-baik saja. Awalnya aku
bahagia ketika kamu telah mengetahui siapa diriku, namun ternyata itu adalah
menjadi sebuah pembicaraan hambar yang tak ku temui akhirnya.
Mungkin
benar sia-sia .. namun, aku percaya bahwa tak ada yang sia-sia. Aku percaya
kepada-Nya. Apapun yang terjadi pada kita, pasti dia akan memberikan
jawabannya. Terkadang pun aku berusaha untuk diam dan berbicara dengan Tuhan
melalui doa-doa yang selalu aku tujukan kepada-Nya. Aku berdiam dalam sepi, mencoba mencari
kebahagian lain untuk ku sendiri. Mungkin aku telah lelah menunggu kamu,
menunggu yang tak akan pernah datang kepadaku. Yang selalu bersandiwara
denganku. Berpura-pura tertarik untuk menjadi seorang seperti aku. Entahlah ..
aku tak tau...
Terkadang,
perasaan ini terlalu miris, ketika hati kita mengharapkan sesuatu yang tidak
bisa kita tempuh jalannya. Aku menutup mata ku perlahan sejenak, mencoba
mendinginkannya dan menutupi sebagian kelelahan yang belum terbayar. Memikirkan
sesuatu yang baru yang akan membuat ku menjadi lebih baik. Meski air mata
terkadang mengalir begitu saja, tanpa henti dan bersabar lagi. Aku berdoa
kepada-Nya, menyebut nama mu, agar hal baik selalu menyertaimu, walau terkadang
aku tau, kau disana juga menyebutnya dalam doa mu.
Mungkin
aku benar, kamu telah menemukan seseorang disana, yang mungkin lebih baik dari
pada aku, yang mungkin kau sayangi lebih dahulu sebelum mengenalku. Andai saja
waktu bisa diputar kembali, saat pertama aku melihatmu, mencoba untuk memasuki
hidup kamu, mencoba untuk membuat kamu menyayangi aku, hingga akhirnya kita
benar-benar dipertemukan. Ya, Andai saja. Namun aku gagal.
Aku
bodoh, seharusnya aku lebih berusaha untuk menyembunyikan diriku dikehidupanmu,
menyimpan semua berkas arsip tentang mu agar kamu tidak mengetahui aku
sedikitpun, ya walau aku tau, ketika kau sudah tau aku, kau pun takkan
mengenalku. Seharusnya aku memilih diam-diam mencintaimu, karna didalam diam,
aku tidak menemukan satupun penolakan atau penghindaran dari dirimu, dan di
dalam diam tidak ada selain dirimu, tapi juga aku.
Aku
baru menyadari sesuatu hal yang terjadi diantara kita, lan. Jatuh cinta itu
bukan sekedar cinta yang diam-diam. Mengetahui bahwa aku suka kamu, tapi jatuh
cinta itu adalah disaat aku mampu dan sanggup untuk bertahan dan terus berjuang
mendapatkan kamu, mempertahankan perasaan ku buat kamu, aku akan selalu setia
sama kamu, walau nantinya kamu bukan milik aku. Dan akan tetap menyayangi kamu
walau mungkin nanti kamu gak akan ada disisi aku lagi. Seperti sekarang lan,
inilah jatuh cinta yang aku rasakan sebenarnya. Aku benar-benar tetap
mengharapkan mu didalam diamku.
Mungkin
ini adalah satu-satunya cerita yang akan berakhir, sebelum kamu mau melanjutkan
nya kembali. Aku tak akan pernah tau kamu dimana, atau mungkin kamu memang
tidak ingin mengenalku sama sekali. Tapi, perlu kamu tau, doa ku tetap selalu
aku ucapkan, nama mu selalu aku bawa didalam curhatanku bersama-Nya. Aku harap
semuanya akan baik-baik saja.
Jika saja aku tau apa yang akan terjadi nanti ..
aku tidak akan seperti ini
masih terjatuh didalam diamku sendiri
aku menghela nafasku lebih dalam
saat aku mengerti apa yang telah terjadi..
aku tau, kamu tidak akan pernah menjadi milikku..
meski aku selalu keras kepala untuk tetap mendoakan mu
menjadi pendampingku..
aku menyerah, hingga aku paham tentang sesuatu..
Tuhan memang tidak menyatukan kita disini..
karena kita telah ditakdirkan dengan kebahagiaan masing-masing,,
namun ada sesuatu yang masih saja Tuhan belum tunjukkan ..
Aku berharap itu benar..
bahwa dia akan mempersatukan kita nanti di surga.
Salam Hangat dari Cerita Kita yang selalu memulainya dengan senyuman..
Kau dan aku. 1 Cerita yang masih tidak diperjelaskan kenyataannya.
0 Response to "Cerita Kita"
Post a Comment