Kanda, mungkin Kanda tidak pernah menyadari Dinda pernah mengikatkan benang cinta di jari kelingking Kanda dan Dinda. Benang itu tak akan pernah putus karena Dinda membuatnya dengan balutan do'a. Kanda, kekasihku tersayang, maafkan Dinda tak bisa bersikap dewasa kepada Kanda. Kanda tau? Cinta yang Kanda rasakan sekarang berbeda dengan yang dulu. Kanda, Cinta itu hati yang punya, hati Kanda. Karena Kanda yang merasakannya, bukan orang lain. Kandaku sayang, pergi kemana cinta Kanda yang dulu? Dinda rindu.
Setahun Kanda, Cinta kita banyak kandas karena ego dan luka. Cinta kita banyak surut karena pernah berhenti berjuang dan terlalu banyak merasakan kecewa. Kandaku sayang, pernahkah Kanda berjanji kepada diri Kanda sendiri? Janji di dalam hati Kanda membahagiakan orang yang Kanda cintai? Kanda pernah, tepatilah janji Kanda, yang hati Kanda buat. Jikalau karena Dinda juga pernah berjanji dengan hal yang sama, Dinda pun selalu berusaha untuk membahagiakan Kanda sampai saat ini.
Kanda, maafkan Dinda yang dulu pernah mencaci hingga membenci Kanda. Membuat Kanda lelah dengan keegoisan Dinda. Dinda tidak pernah ada niat sedikitpun untuk membuat Kanda terluka. Dinda tak sengaja.
Kandaku sayang, jika terasa sangat jauh berbeda, berhentilah sejenak. Mungkin ada yang harus diperbaiki, Kanda. Jika pada akhirnya kita harus bertahan karena cinta dan luka, Kanda dan Dinda juga akan sama-sama tersakiti. Kanda, Dinda tidak pernah memaksakan sesuatu. Dinda tidak ingin memaksakan yang juga bukan keinginan Kanda dan Dinda.
Kandaku cinta, pergilah kemana Kanda mau. Jika Kanda masih menetapkan Dinda menjadi satu-satunya yang ada dihati Kanda, Dinda tak akan melepaskan benang cinta. Cukuplah berjanji didalam hati Kanda. Kanda kan datang menghampiri Dinda disaat yang Kanda benar inginkan. Kanda, jika kita benar terpisaj oleh jarak yang sangat jauh nantinya, cukuplah do'a dan kepercayaan yang menguatkan Kanda dan Dinda. Berusaha berjuang untuk membahagiakan sesama nantinya, setialah untuk Dinda, Kanda. Do'a Kanda untuk Dinda, Do'a Dinda untuk Kanda tersayang. Agar Allah swt. Menyatukan Kanda dan Dinda di saat yang seharusnya. Dinda siap untuk 7/8 tahun yang akan datang dan insyaallah Dinda akan setia dan sabar menunggu Kanda tersayang kembali.
Kanda, tetaplah hati Kanda untuk Dinda. Yang Dinda inginkan hanyalah hidup bahagia bersama Kanda. Jikalau mimpi kita sekarang berbeda dengan yang kita inginkan, mungkin belum saat ini untuk terwujudkan saat yang tepat.
Kanda, Dinda selalu menyayangi Kanda apapun yang terjadi.
- Dindanya Kanda -
0 Response to "Surat untuk Kandaku"
Post a Comment