Tapi bukan itu saja yang menjadi masalah. Akan tetapi tentang rindu ini juga. Padahal, kita bertemu setiap hari, tapi apa lagi yang harus ku rindukan?
Hal yang pasti selalu terjadi, ketika kita harus melupakan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan kita. Maka, kita akan merindukannya suatu saat. Ah, mungkin itu sebabnya bukan?
Mungkin, aku hanya rindu. Pada saat hal-hal kecil yang kita lalui merekahkan senyuman. Pada saat hal-hal sederhana yang kita lakukan membuat tawa. Pada saat semua hal yang pernah ada begitu membuat arti dalam hidup kita.
Mungkin, rindu ini hanya bagian yang masih tersisa. Dari perasaan yang salah, dari rasa yang berjuang pergi namun tak kunjung bisa beranjak.
Mungkin, rindu inilah yang masih menjadi bukti untukku bahwa, aku begitu merindukan kamu. Yang dekat namun tak bisa berbuat apa-apa.
Untukmu dan rindu
Terimakasih telah hadir dan pernah ada
Mau kalian pergi atau tidak, mungkin ini akan sama aja.
Semua butuh waktu, mungkin aku harus menerima bayangan ini setiap saat.
Dan, pada rindu yang tersisa.
Beranjaklah. Karna ini hanya akan membuatku semakin terluka.
Pada rindu yang akan pergi.
Semoga kau temukan tempatmu yang sebenarnya.
0 Response to "Tentang Rindu"
Post a Comment